Sukoharjo — Program studi Tasawuf dan Psikoterapi merupakan salah satu program studi di bawah naungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. Sebagai program studi di bawah UIN Raden Mas Said Surakarta, program studi Tasawuf dan Psikoterapi memiliki kewajiban untuk mengikuti kurikulum yang telah ditetapkan, salah satunya adalah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Guna kelancaran pelaksanaan PPL, Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan pembekalan pada Selasa (04/08) di ruang aula lantai 2 Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB. Bertindak sebagai narasumber adalah Sintha Sari Marthaningtyas, S.Psi., M.Psi., Psikolog, seorang psikolog di RSUD Bung Karno Kota Surakarta.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. H. Lukman Harahap, S.Ag., M.Pd., yang mewakili Dekan menyampaikan bahwa para mahasiswa semester 7 yang akan melaksanakan PPL diminta untuk mempersiapkan PPL dengan baik. Persiapan tersebut salah satunya adalah memperhatikan materi yang disampaikan oleh narasumber ketika pembekalan. Para mahasiswa juga diarahkan untuk menggunakan waktu PPL selama 30 hari dengan baik untuk praktik. “Anda perlu memantaskan diri untuk menjadi terapis tasawuf. Selain dari segi penampilan, juga dari segi kualitas dan keterampilan. Selain itu, Anda perlu belajar untuk menyelesaikan masalah diri sendiri sebelum menyelesaikan masalah orang lain,” ujar Dr. H. Lukman Harahap, S.Ag., M.Pd. Di akhir sambutannya, Dr. H. Lukman Harahap, S.Ag., M.Pd juga memberikan arahan kepada para mahasiswa perlu kesiapan sebelum memberikan terapi dan ini harus dipelajari dalam pembekalan dan PPL.
(Red: Ayatullah, Foto: Sofyan)
